Halo #TonggoGogata
Tahu ngga kalau banyak kebiasaan sehari-hari kita yang diam-diam bikin jantung kerja ekstra? Padahal penyakit jantung sering datang tanpa gejala loh!
Yuk kenali apa aja faktor risikonya lewat postingan mimin berikut 😉
Faktor risiko memang dapat dibagi menjadi faktor yang dapat dikendalikan/dimodifikasi dan faktor yang tidak dapat dikendalikan. WHO dan CDC menggunakan konsep ini dalam menjelaskan risiko penyakit kardiovaskular.
❤️ 1. Faktor risiko yang dapat dikendalikan
Ini adalah faktor yang bisa diubah atau dikontrol melalui gaya hidup, pemeriksaan rutin, dan pengobatan bila diperlukan.
| Faktor risiko | Yang dapat dilakukan |
|---|---|
| 🚬 Merokok | Berhenti merokok dan hindari asap rokok |
| 🩸 Tekanan darah tinggi | Cek tekanan darah, kurangi garam, minum obat sesuai anjuran |
| 🧪 Kolesterol tinggi | Atur pola makan, aktivitas fisik, dan terapi bila diresepkan |
| 🍬 Gula darah/diabetes tidak terkontrol | Kendalikan gula darah melalui pola hidup dan pengobatan |
| ⚖️ Kelebihan berat badan/obesitas | Menjaga berat badan melalui pola makan dan aktivitas |
| 🍟 Pola makan tidak sehat | Perbanyak sayur, buah, makanan minim proses; batasi garam, gula, dan lemak tidak sehat |
| 🛋️ Kurang aktivitas fisik | Tingkatkan aktivitas fisik sesuai kondisi kesehatan |
| 🍺 Alkohol berlebihan | Hindari penggunaan berlebihan |
| 🌫️ Paparan polusi udara | Kurangi paparan bila memungkinkan |
WHO menyebut penggunaan tembakau, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan penggunaan alkohol yang berbahaya sebagai faktor perilaku utama; faktor tersebut dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, gangguan lemak darah, serta overweight/obesitas.
Catatan penting untuk pasien yang sudah memiliki penyakit jantung: faktor-faktor tersebut bukan berarti penyakit jantung dapat “dihilangkan” hanya dengan mengubah gaya hidup. Pengendalian faktor risiko bertujuan mengurangi risiko komplikasi dan kejadian kardiovaskular berikutnya, dan pengobatan harus mengikuti dokter.
🧬 2. Faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan
Ada beberapa faktor yang tidak bisa diubah, tetapi penting diketahui karena dapat meningkatkan risiko.
👴 Usia
Risiko penyakit kardiovaskular meningkat seiring bertambahnya usia.
🧬 Riwayat keluarga/genetik
Memiliki anggota keluarga dekat dengan penyakit jantung dapat meningkatkan risiko. Kondisi genetik tertentu, misalnya familial hypercholesterolemia, juga dapat menyebabkan kadar kolesterol sangat tinggi dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
♀️♂️ Jenis kelamin
Jenis kelamin biologis dapat memengaruhi pola dan waktu munculnya risiko penyakit kardiovaskular. WHO mencatat usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga sebagai faktor yang tidak dapat dimodifikasi.
Dengan mengenali faktor risikonya, utamanya faktor yang bisa dikendalikan, kita bisa melakukan beberapa pencegahan supaya terhindar dari penyakit ini. Semangat sehat #TonggoGogata
Salam,
Stay Safe, Stay Healthy
