Apa Itu Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Apa Itu Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Mulai Februari, masyarakat di segala kelompok usia bisa Cek Kesehatan Gratis (CKG). CKG merupakan kado ulang tahun dari pemerintah untuk membantu masyarakat hidup lebih sehat. Jenis pemeriksaan yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi tubuh dan usia serta sesuai dengan hasil skrining kesehatan mandiri yang telah dilakukan oleh masyarakat.

Mengapa cek kesehatan perlu dilakukan?

Manfaat dan Alasan Cek Kesehatan Perlu Dilakukan

Dalam beberapa tahun terakhir, tren gaya hidup sehat semakin populer. Terlihat dari semakin banyaknya komunitas olahraga, seperti lari, dan banyak orang yang mulai membiasakan diri untuk berolahraga dan konsumsi makanan sehat.

Gaya hidup tersebut perlu dijaga dan dilakukan secara konsisten untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, pemeriksaan kesehatan rutin juga perlu kamu lakukan agar kesehatan semakin terjaga.

Berikut alasan dan manfaat yang akan didapatkan dengan pemeriksaan kesehatan rutin:

  • Jadi tahu kondisi badan
  • Lebih cepat tahu, lebih mudah ditangani dan cepat sembuh
  • Jadi tau apa yang harus dilakukan agar tetap sehat

Jenis Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang Akan Diberikan

Kabar baiknya, Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini bisa dilakukan oleh masyarakat hingga tenggang waktu 30 April 2025 bagi masyarakat yang berulang tahun bulan januari sampai dengan april 2025. Jika kamu berulang tahun di bulan Mei, maka kamu masih bisa melakukan CKG ini hingga bulan Juni 2025, dst. Lalu usia berapa saja yang mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis ini? Yuk, intip jawabannya di bawah ini!

Berikut jenis pemeriksaan kesehatan gratis yang akan diberikan:

  1. Bayi Baru Lahir
    Jenis pemeriksaan yang akan diberikan untuk bayi baru lahir,  meliputi deteksi dini hormon tiroid, G6PD (glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency atau defisiensi enzim G6PD), penyakit jantung bawaan, dan skrining untuk memantau pertumbuhan anak.

  2. Balita dan Anak Prasekolah
    Jenis pemeriksaan yang akan diberikan, meliputi skrining tuberkulosis (penyakit infeksi paru), pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan kondisi gigi. Jika diperlukan, juga akan dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi thalasemia (kelainan darah) dan diabetes melitus (penyakit gula darah tinggi).

  3. Remaja dan Dewasa
    Untuk remaja dan dewasa, pemeriksaan yang akan diberikan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan risiko kardiovaskular (masalah terkait jantung dan pembuluh darah), fungsi paru untuk mendeteksi tuberkulosis dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), serta deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus.

  4. Lansia
    Lansia akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan fungsi indra (pendengaran, penglihatan), kesehatan jiwa, hati, geriatri (penilaian kesehatan orang tua), deteksi gangguan kardiovaskular, paru, dan kanker. 

Source : https://ayosehat.kemkes.go.id/cek-kesehatan-gratis