TIPS MENYUSUI YANG NYAMAN UNTUK IBU

Halo #TonggoGogata

Spesial untuk new mom dan busui, mimin ada tips nih mengenai menyusui yang nyaman. Menyusui merupakan bonding antara ibu dengan bayi, sudah seharusnya menjadi kegiatan yang nyaman dan menyenangkan, bukan perjuangan yang melelahkan.

Yuk langsung aja simak informasi bermanfaat berikut supaya perjalanan menyusui Ibu-Ibu Hebat menjadi lebih berkesan. Semangat para pejuang ASI 💕

Posisi menyusui yang benar sangat penting untuk mencegah puting lecet, memastikan bayi menyusu dengan efektif, dan mengurangi risiko tersedak. Berikut tips yang sesuai dengan praktik kebidanan dan anjuran Kementerian Kesehatan RI:

Tips posisi menyusui yang nyaman

1. Dekatkan bayi ke ibu, bukan ibu ke bayi

Bawa tubuh bayi mendekat ke payudara. Hindari membungkukkan badan karena dapat menyebabkan nyeri punggung dan leher.

2. Pastikan kepala, leher, dan badan bayi lurus

Kepala, leher, dan tubuh bayi berada dalam satu garis lurus, menghadap ke payudara, sehingga bayi lebih mudah menelan ASI.

3. Perut bayi menghadap perut ibu

Posisi “perut bertemu perut” membuat bayi tidak perlu memutar kepala saat menyusu sehingga pelekatan lebih baik.

4. Dukung seluruh tubuh bayi

Topang kepala, leher, bahu, dan bokong bayi. Jangan hanya menopang kepala karena bayi membutuhkan kebebasan untuk sedikit mendongakkan kepala saat menyusu.

5. Pastikan pelekatan (latch-on) benar

  • Mulut bayi terbuka lebar.
  • Dagu menempel pada payudara.
  • Bibir bawah membuka ke luar.
  • Sebagian besar areola, terutama bagian bawah, masuk ke mulut bayi.
  • Hidung bayi tetap bebas sehingga ia dapat bernapas dengan nyaman.

Pelekatan yang baik membantu mencegah puting lecet dan membuat ASI keluar lebih efektif.

6. Biarkan bayi melepaskan puting sendiri

Jangan menarik puting secara paksa. Jika perlu menghentikan menyusui, masukkan jari kelingking secara perlahan ke sudut mulut bayi untuk melepaskan isapan.

7. Sendawakan bayi setelah menyusu

Gendong bayi dalam posisi tegak selama beberapa menit dan tepuk atau usap punggungnya secara lembut agar udara yang tertelan dapat keluar, sehingga bayi lebih nyaman dan mengurangi gumoh.

Cara mencegah puting lecet

  • Pastikan pelekatan sudah benar sebelum bayi mulai mengisap.
  • Ubah posisi menyusui secara bergantian agar tekanan pada puting tidak selalu di titik yang sama.
  • Hindari membersihkan puting dengan sabun.
  • Oleskan beberapa tetes ASI pada puting setelah menyusui dan biarkan mengering secara alami.
  • Segera perbaiki posisi menyusui jika terasa nyeri. Menyusui yang benar umumnya tidak menimbulkan rasa sakit yang menetap.

Cara mengurangi risiko bayi tersedak saat menyusu

  • Susui bayi dalam posisi kepala sedikit lebih tinggi daripada badan.
  • Hindari posisi bayi terlentang saat menyusu.
  • Bila aliran ASI sangat deras (let-down kuat), hentikan sejenak, biarkan aliran mereda, kemudian lanjutkan menyusui.
  • Perhatikan tanda bayi berhenti mengisap untuk bernapas, dan jangan memaksa bayi terus menyusu.

Tanda bayi puas menyusu

  • Bayi tampak tenang dan melepaskan payudara sendiri.
  • Isapan berubah dari cepat menjadi lambat disertai suara menelan.
  • Payudara ibu terasa lebih lembut setelah menyusui.
  • Bayi tampak rileks atau tertidur setelah kenyang.
  • Buang air kecil dan berat badan bayi bertambah sesuai usianya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *